CENTER OF EXCELLENCE (COE) SMKN 1 BANGIL dengan PT. ALFAN MECHATRONICS INOVATION (AMI) Malang.

CENTER OF EXCELLENCE (COE) SMKN 1 BANGIL dengan PT. ALFAN MECHATRONICS INOVATION (AMI) Malang.

Drs. M. Nuzulul Kusindiyarli, M.Pd

(Pengawas smk)

Kerjasama dalam mewujudkan Program COE SMKN Bangil, Program Keahlian Teknik Elektronika Industri.

Hari/Tgl. : Jumat, 9 Oktober 2020

Pukul       : 10.00 sd Selesai

Tempat.   : PT. AMI Jln. Mayjen Sungkono Malang

1. Pengantar

Puji syukur Alhamdulillahirobbilalamiin atas nikmat karunia dari Alloh SWT, sehingga kita bisa menyelesaikan tugas-tugas dengan baik. Semoga apa saja yang kita lakukan bisa bermanfaat bagi semuanya.

Kerjasama pembelajaran langsung dengan IDUKA menjadi kegiatan wajib yang harus dilakukan untuk melaksanakan program COE. Hal ini akan bisa memberi dampak pengalaman langsung bagi guru dan peserta didik agar bisa menjadi guru yang profesional di bidang keahliannya dan peserta didik bisa menjadi calon-calon tenaga kerja yang tangguh, punya softkill yang sangat baik dan hardskill yang bisa bekerja dengan penuh semangat, terampil dan tak mengenal putus asa.

Program COE SMKN 1 Bangil di Program Keahlian TEI sangat cocok memilih mitra IDUKA  PT. AMI ini untuk mewujudkan pembelajaran nyata di sekolah yang mengandalkan praktik-praktik langsung yang mampu memproduksi suatu barang dan mampu memasarkan  dengan kewirausahaannya yang mengahasilkan provid.

Harapan besar yang ada di dalam program COE ini adalah membentuk pola dan budaya industri di dalam pembelajaran yang berorientasi kepada sebanyak-banyaknya praktik-praktik langsung secara terus menerus dan menjadi kebanggaan bisa menciptakan program keahlian unggulan sekolah yang bisa selamanya dan harus semakin meningkat kualitas pengelolaan dan produk-produk yang dihasilkan dari SMKN 1 Bangil khususnya program keahlian Teknik Elektronika Industri (TEI)

Akhirnya kita selalu memohon kepada Alloh SWT agar kita selalu diberi kekuatan hati dan keikhlasan dalam menjalankan tugas mendidik dan mengajar anak-anak kita. Amiin.

2. Kerja Sama dengan PT. ALFAN MECHATRONICS INOVATION (AMI)

Perusahaan ini sangat peduli dengan dunia pendidikan karena bersedia menfasilitasi sekolah-sekolah dan perguruan tinggi dengan prinsip saling membutuhkan dan saling menguntungkan dengan melaksanakan pembelajaran dual sistem dalam praktik magang baik bagi guru maupun peserta didik.

Perusahaan ini sudah berpengalaman dalam dunia mekatronika kelistrikan. Sudah mempunyai kurikulum terapan yang rinci dan sangat simple bisa diwujudkan dan dilaksanakan bagi guru magang dan perserta didik yang praktik kerja untuk mencetak tenaga terampil profesional siap mandiri dan siap kerja dalam bidang mekatronika kelistrikan.

Perkembangan teknologi yang berkaitan dengan penciptaan energi baru terbarukan sudah diperkirakan jauh-jauh tahun sebelumnya oleh perusahaan ini. Ternyata memang benar.  Saat ini teknologi energi baru terbarukan menjadi booming di tengah semakin berkurangnya anergi fosil.  Energ baru dan terbarukan menjadi sangat dibutuhkan dalam menopang kehidupan sehari-hari

Sudah banyak alat yang diproduksi di perusahaan ini. Semua ditangani oleh anak-anak SMK yang menjadi bagian tak terpisahkan dalam menjalin kerjasama dengan sekolah-sekolah. Peserta didik maupun guru yang magang di sini mendapatkan gemblengan yang berkelas sehingga hampir semua peserta magang menjadi tenaga yang berkualitas siap mendidik, mengajar dan bekerja sesuai dengan keahliannya.

Dilihat dari tampilan produk yang dipamerkan mulai depan perusahaan semua disetting sangat terbuka dan bisa menjadi sumber belajar bagi siapa pun apalagi untuk guru maupun peserta didik yang menimba ilmu di sini. Kami menyaksikan sendiri diiringi penjelasan Pak Alfan sang direktur, yang lugas dan kekinian benar-benar memberikan fakta bahwa teknologi mekatronika kelistrikan sudah banyak dikuasi oleh tenaga SMK bangsa kita sendiri tidak kalah dengan tenaga asing. Hal ini menjadi Edukasi nyata, faktual  untuk mempelajari produk dari PT. AMI untuk selanjutnya bisa jadi contoh yang bisa diterapkan di sekolah.

Setiap ada kerjasama dengan sekolah, PT. AMI selalu melakukan pemetaan yang bisa diusulkan kepada sekolah untuk mewujudkan program prioritas yang bisa diwujudkan oleh sekolah untuk perbaikan laboratorium bengkel pratik. Sebagai edukasi nyata yang bermakna dan bisa dinikmati oleh semua,.bahkan bisa menjadi wisata edukasi bagi peserta didik dari sekolah lain lintas tingkat.

Komitmen, dedikasi dan loyalitas dalam mengikuti program ini menjadi hal yg tidak bisa ditawar. Ini usaha nyata yang membentuk karakter tangguh. Hingga berikutnya para guru bisa menjadi tenaga yang unggul, tangguh bisa menjadi teladan bagi peserta didik.

3. Bentuk Kerjasama

Ada banyak bentuk kerjasama yang akan dikerjakan oleh sekolah dengan IDUKA untuk menemukan keselaranan antara sekolah sebagai lembaga yang menyiapkan calon tenaga kerja yang dibutuhkan oleh IDUKA.

Pekerjaan yang akan dilakukan bersama tersebut adalah :

– Penyelarasan dan Bahan Ajar

– Penjaminan Mutu

– Pembelajaran Berbasis Sekolah dan IDUKA

– Rencana Pembelajaran Sistem Blok

– PJBL dan Kewirausahaan

– Tefa Center Of Exxelence

– PKL bersama IDUKA

– Komitmen IDUKA dalam Rekrutmen Tenaga Kerja

– Penilaian Hasil Belajar COE

– Sertifikasi Kompetensi IDUKA

– Magang Guru dan Sertifikasinya

– DII SMK Fast Track D.2

– Pengembangan BLUD

– Pendampingan Pembelajaran SMK COE.

 

A. Magang guru

Teori

Job deskripsi

Praktikum

Pertemuan minimal 2 x seminggu, maksimal 4 x seminggu

 

B. Praktik siswa

Semua syarat administrasi diselesaikan oleh sekolah

Surat sehat

Surat pernyataan persetujuan orang tua.

Syarat-syarat  peserta didik yang praktik kerja tidak bisa ditawar dan harus dipenuhi oleh sekolah. Peserta didik yang dikirim akan diseleksi langsung oleh Direktur agar bisa ditemukan peserta didik yang benar-benar sehat, punya kemauan kuat, berani berubah menjadi lebih baik, dan religius.

Ending dari kegiatan magang guru maupun praktik kerja peserta didik ini harus ada produk yang dihasilkan dan khusus untuk guru harus bisa menyusun sebuah program tertulis dalam merencanakan, memproduksi sampai pada memasarkan hasil produk sebagai wujud dari kemampuan berwirausaha.

4.Model pembelajarannya

Praktik mendidik dan mengajar bagi guru magang dan peserta didik yang praktik kerja akan mengadopsi pembelajaran Bedah produk memahami alat, dan bahan, proses produksi, nilai jual produk sekaligus menemukan teori, selanjutanya praktikum miniatur alat, praktikum lapangan, sampai pada priktik kewirausahaan.

5. Penyelarasan Kurikulum dan Bahan Ajar

Penyelarasan kurikulum dan bahan ajar akan terus dimantapkan secara langsung di tempat perusahaan ini, sehingga akan bisa benar-benar padu dan sesuai dengan yang diharapkan, yaitu guru menjadi tenaga pendidik professional dan peserta didik menjadi calon tenaga kerja berkualitas. Hasil dari penyelarasan ini akan terwujud kurikulum yang mampu memenuhi tuntutan link and macth yang dibutuhkan. Perusahaan punya tuntutan calon tenaga kerja berkualitas sekolah yang mememuhi tanpa ada perbedaan dan sererusnya. Sedangkan tuntutan dunia kerja mandiri juga bisa dipenuhi oleh peserta didik yang sudah mendapatkan pengalaman praktik dalam pembelajaran baik softskill maupun hardskill.

Menyelaraskan kurikulum iduka PT. ALFA MECHATRONIC INOVATION ini akan memunculkan kurikulum berbasis iduka yang mampu membawa budaya  IDUKA dalam pembelajaran di sekolah.

Prinsipnya, program yang dimiliki oleh perusahaan ini, akan diterapkan sungguh-sungguh kepada para guru yang magang dan peserta didik yang praktik kerja sehingga  bisa mendapatkan pengalaman nyata kehidupan dan budaya kerja di industri yang penuh dengan kedisiplinan, kreatif, inovatif, pantang menyerah, tangguh, kuat dan sehat fisiknya serta religius menjadi budaya dalam pembelajaran di sekolah.

6. Contoh Produk Yang Dihasilkan

Ada produk solar shel, dimanfaatkan dalam rangkaian elektronik alat kebutuhan sehari hari yang bisa diproduksi oleh sekolah dan mampu dijual.

Sholar shel tidak hanya sekedar menyalakan lampu. Bisa juga sebagai sumber tenaga alat peringatan dini tanah longsor, bisa juga pembasmi hama dengan menyalakan lampu otomatis menyala pada malam hari, sehingga serangga akan ngumpul di lampu yang panas, hama mati.

Harapannya para guru dan peserta didik bisa kreatif, dan bisa berinovasi memproduksi barang yang diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari.

Memproduksi telemetri konsepnya PJU untuk alat kontrol dengan menggunakan sensor diberikan pada alat pendeteksi situasi.

7. Kesimpulan

Program COE ini harus menjadi pintu awal bagi program keahlian TEI menjadi jurusan yang benar-benar nyata, tidak hanya sebatas menyelesaikan program. Harus bisa mencetak peserta didik mulai kelas 10 dengan banyak praktik dan mampu memproduksi barang yang bisa dijual mendatangkan keuntungan. Penegakan disiplin budaya kerja industri harus diterapkan oleh guru dan peserta didik secara bersama-sama setara bagi semuanya. Secara militan terus menerus tidak boleh lengah, tidak boleh memberi toleransi-toleransi bila ada yang melanggar. TEGAKKAN DISIPLIN TANPA PANDANG BULU.

Lakukan kerjasama ini dengan penuh semangat dan kebanggaan. Meraih prestasi terbaik bagi diri sendiri, sekolah, orang tua maupun perusahaan tempat kita mendapatkan ilmu.

8. Saran-Saran

  • Guru dan tenaga kependidikan harus merevitalisasi laboratorium/bengkel menjadi tempat yang nyaman, rapi, tertata, terukur, punya SOP Pemakaian Lab.Bengkel yang jelas, buku administrasi dan inventaris barang, penempatan alat dan barang/mesin yang jelas mudah dicari, melaksanakan perawatan rutin (bisa segera diketahui kerusakan, kekurangan selanjutnya mengusulkan pengadaan), membagi tugas habis kepada seluruh personil pengelola lab./bengkel.
  • Punya Yel-yel Jurusan TEI sebagai penyemangat saat akan melakukan aktivitas belajar, praktik di bengkel (berbaris, berhitung absen, berdoa, meneriakkan yel yel), meneliti alat yang akan dipakai, melaksanakan praktik dengan menerapkan Keselamatan Kerja,, semua wajib memakai seragam praktik termasuk gurunya, tidak boleh ada yang tidak memakai seragam tanpa kecuali tanpa toleransi. Yang melanggar tidak boleh praktik dan mendapat sanksi. Selesai praktik,.mengumpulkan alat dihitung dicatat dan dikembalikan ke tempat semula setelah disetujui tollman. Merapikan dan membersihakan kembali tempat praktik, berbaris, berdoa, teriakkan yel yel Dengan penuh bsemangat, bersalaman dengan guru.
  • Terapkan disiplin tepat waktu secara sangat ketat dan tangguh.
  • Harus mampu memproduksi sebuah barang yang bernilai jual, tepat guna, setiap tahun yang akan dipasarkan dan dipromosiman dalam ajang ulang tahun sekolah.
  • Jangan melihat orang lain, jurusan lain yang tidak disiplin apalagi mengikutinya. Jadilah diri sendiri yang sebagai AGEN PERUBAHAN yang menjanjikan MASA DEPAN GEMILANG bagi anak-anak kita tercinta. Terapkan budaya baru hidup baru yang penuh disiplin, berdedikasi, bermoral, loyal, tangguh, berani berkorban untuk peserta didik, kreatif, inovatif. SEKALI BERARTI SETELAH ITU MATI (Chairil Anwar).

 

9. Penutup

Menciptakan budaya baru yang disiplin, kreatif dan inovatif bukan perkara mudah. Namun apabila ada semangat dan kemauan yang sangat kuat disertai kerjasama yang baik, saling mendukung, saling mengisi maka pekerjaan berat ini akan menjadi ringan untuk bisa menggapai tujuan dan cita-cita.

Program COE menjadi tantangan sekaligus pintu awal keberkahan agar sekolah ini, jurusan ini menjadi kebangaan yang luar biasa karena mampu menghasilkan anak-anak yang religius, kreatif, tangguh siap menjalani kehidupannya dengan penuh optimis bisa mendapatkan kerja dimana pun dan mampu menopang kehidupannya yang layak.

Terimakasih atas kerjasamanya, semoga program COE SMKN BANGIL sukses. Mohon maaf atas segala kekurangan. SMK BISA, SMK HEBAT, SMK BISA HEBAT.

 

Wassalamualaikumwrwb.

Kejayan, 10-10-2020

Nuzulul Kusindiyarli

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *