LKS Nasional Bidang Lomba Design Graphic Technology

Lomba Kompetensi Siswa tingkat Nasional kali ini terasa berbeda, karena baru pertama kali dilaksanakan dengan sistem daring atau online. Karena masih di masa pandemi, Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan yang awalnya menjadi tuan rumah penyelenggaraan, tidak bias menerima tamu kontingen juara Lomba Kompetensi Siswa dari berbagai provinsi lain di Indonesia. Tanggal pelaksanaan pun diundur cukup lama, dari yang awalnya bulan Maret-April 2020 terpaksa mundur sampai bulan Oktober 2020, tepatnya tanggal 19-24 Oktober 2020.

 

SMK Negeri 1 Bangil Pasuruan sebagai salah satu sekolah yang siswa nya menjadi juara LKS Provinsi mengalami kondisi kontingen sudah lulus dan sudah diterima di Universitas Negeri Malang, Program Studi Desain Komunikasi Visual. Namun karena sudah terdaftar di Pusat Prestasi Nasional sebagai wakil LKSN bidang Graphic Design technology atau teknologi Desain Grafis dari Provinsi Jawa Timur, maka tanggung jawab sepenuhnya berada di ketua kontingen LKSN Provinsi Jawa Timur, dari Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, mulai dari kebutuhan alat dan bahan, dan lain sebagainya.

 

Sistem daring atau online dalam LKSN kali ini menciptakan peserta bahkan mewajibkan peserta untuk mengerjakan berbagai modul LKSN di rumah atau sekolah masing-masing, untuk selanjutnya diupload dan dikirim melalui Google Drive dan Website Pusat Prestasi Nasional. Uji coba pengerjaaan modul secara online pun sudah dilakukan 2 minggu sebelum pelaksanaan lomba untuk berlatih penyesuaian project modul dengan system daring, tentunya dengan simulasi waktu pengerjaan yang sebenarnya, dengan deadline yang cukup ketat.

 

Modul yang dikerjakan saat lomba cukup unik, kali ini peserta dibebaskan memilih 3 topik utama untuk kemudian di breakdown sesuai tugas masing-masing, peserta dipersilahkan untuk browsing internet untuk mencari inspirasi maupun stock foto saja, namun dengan dikejar waktu deadline yang terus berjalan, peserta juga diharuskan mengirim video hasil presentasi konsep dari karya yang sudah dikerjakannya. Variatifnya hasil final membuat juri hanya bisa memberi review sedikit di hari terakhir lomba.

 

Waktu pengumuman hasil lomba cukup berdebar meskipun secara online, tapi cukup emosional karena peserta menunggunya bisa dengan berkumpul bersama orang tua dan sanak saudara di rumah masing-masing. Untuk bidang Design Graphic Technology, perwakilan Provinsi Jawa Timur atas nama Mochammad Zakaria menempati posisi ke 9 dari 34 peserta, tidak cukup untuk mendapatkan medali, namun termasuk mendapat Medal of Excelence, sebagai penghargaan hasil karyanya sudah diatas batas minimum penilaian International Skill. Tapi secara keseluruhan Provinsi Jawa Timur menepati Posisi 2, dibawah Provinsi Jawa Tengah yang kembali menjadi juara umum, meskipun jumlah medali emasnya berjumlah sama, namun kalah dalam jumlah medali perak. Semoga tahun depan bisa lebih baik lagi, mendapatkan prestasi yang cemerlang. Jatim Hebat Luarbiasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *